Langsung ke konten utama

KEUANGAN USAHA KECIL KOPI MEDOWOW EXCELSA Kunjungan Usaha Kecil Menengah di Lingkungan Sekitar

KEUANGAN USAHA KECIL
KOPI MEDOWOW EXCELSA
Kunjungan Usaha Kecil Menengah di Lingkungan Sekitar


RANGKUMAN

Disusun oleh :
Fertaloha Intan Suhyunita      ( 15.23.61201.024 )




MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS DARUL ‘ULUM JOMBANG
2017



KOPI MEDOWOW EXCELSA yang memproduksi KOPI siap dikonsumsi (kopi bubuk). Diproduksi dirumah sendiri di desa Medowo kecamatan Kandangan kabupaten Kediri, dengan cara dan langkah pembuatan yang masih sederhana (tradisional) dengan pekemasan kekinian. Usaha ini termasuk usaha kecil menengah yang telah mendapatkan ijin operasional dengan P-IRT nomor 5103506010786-22.

SEJARAH
Kopi termasuk jenis minuman yang tak kenal diskriminasi. Di negara tropis seperti Indonesia atau negara-negara bersalju semacam Amerika Serikat. Dari disajikan dengan cara yang paling sederhana, dinikmati di rumah kala senja, diwarung-warung yang dihargai Rp.3000 atau yang harganya lebih mahal tergantung tempat, kemasan, dan cara penyajian atau pembuatan. Dari rakyat biasa sampai elit, kopi memiliki tempat istimewa bagi banyak orang. Tentu saja dilihat dari pasarannya, kopi memiliki prospek yang bagus sebagai komoditi dagang.
Peluang itu dilihat oleh Sri Nurjana yang berusia 23 tahun ini menampakkan kaki ke dunia perkopian sejak Oktober tahun lalu yaitu 2016. Adanya bahan baku melimpah dan dijual murah di desanya, membuat Ana ingin menaikan nilai jualnya. Ia lalu menjualnya dalam bentuk bubuk kopi yang sebelumnya hanya menjual Green beans atau OSE. Bersama suaminya, ia memulai bisnis kopi excelsa dengan mengusung brand kopi MedowoW Excelsa.
Usaha kopi ini memiliki prospek yang bagus. Bisa diketahu juga kopi merupakan minuman yang disukai oleh banyak kalangan. Apa lagi saat ini semakin banyak cafe-cafe atau kedai kopi yang tentunya membutuhkan jenis kopi yang lebih varian seperti kopi varietas. Sri Nurjanah memberikan huruf W di kata Medowo alasannya adalah ingin  mengangkat nama desa sehingga kedepannya bisa dikenal lebih luas khususnya nama Desa Medowo dan bisa lebih membanggakan. Nama MedowoW ini berniat agar produk kopi asli desa Medowo ini bisa dikenal secara nasional dan Go Internasional.
Bermodalkan dengan dana Rp.500.000 Si pemilik memulai bisnisnya. Kini omset yang ia dapatkan berkisarkan antara Rp.2.500.000 per bulan. Pemasarannya sudah sampai diluar negeri juga, karena sang pemiliki memasarkan dengan via online seperti Instagram dan Facebook.
Perempuan lulusan SMK Pertanian ini mengaku bahwa berbisnis sangat menyenangkan. Kita bekerja sendiri tanpa ditarget orang lain tapi kita sendiri yang menarget. Berwirausaha itu menambah saudara yang tentunya bisa memperlancar proses pemasaran, dengan berwirausaha dia bisa merasakan sesuatu yang tentunya membuatnya bangga. Manfaat dari usaha ini desa medowo bisa dikenal diluar sana.

      PROSES PRODUKSI
Teori produksi adalah teori yang menerangkan sifat hubungan antara tingkat produksi yang akan dicapai dengan jumlah faktor-faktor produksi yang digunakan. Konsep utama yang dikenal dalam teori ini adalah memproduksi output semakismal mungkin dengan input tertentu, serta memproduksi sejumlah output tertentu dengan biaya produksi seminimal mungkin. Sektor produksi sekunder: meliputi bidang industri dan bidang perdagangan.
·         Didalam proses produksi sehari hari menggunakan sebuah tenaga manual yaitu dengan menjemur kopi yang baru dipetik di kebun sendiri, setelah kering di giling dengan selepan keliling untuk memisahkan biji kopi dengan kulitnya.
·         Setelah itu biji kopi di oven, namun dengan cara tradisional sang pemilik memilih untuk menyangrai dengan wajan yang berbahankan tanah liat (menjeng) samapi kopi tersebut matang dengan warna yang kecoklat-coklatan.
·         Untuk menghasilkan kopi bubuk, kopi digiling kembali dengan mesin penggiling khusus untuk menghaluskan biji yang sudah matang tersebut.
·         Pada poses pengemasan pemilik menggunakan kemasan dengan 3 jenis ukuran 100 gram, 250 gram dan 50 gram. Dalam pengemasan selain kopi bubuk juga ada kemasan kopi yang masih berbentuk biji namun sudah melalui proses oven.

PROSES PEMASARAN
Pemasaran adalah semua kegiatan yang bertujuan untuk memperlancar arus barang atau jasa dari produsen ke konsumen secara paling efisien dengan maksud untuk menciptakan permintaan efektif.  Dengan Saluran satu tingkat, saluran ini mempunyai satu perantara penjualan.  Pada pasar konsumen, perantara sekaligus merupakan pengecer.
·         Selama awal produk kopi Excelsa MedowoW ini dipasarkan, sudah dua kali perubahan dalam kemasannya. Untuk menghasilkan kemasan yang menarik, higienis dan efisien.
·         Pemilik memasarkan dengan mengikuti berbagai festival dan basar untuk mengenalkan produknya kepada masyarakat (konsumen). Selain mengikuti festival atau even-even, mereka lebih memasarkan via online seperti Instagram dan Facebook.
·         Dengan harga yang terjangkau untuk harga jual dari kemasan 250 gram seharga Rp.35.000 dan untuk harga jual dari kemasan 100 gram seharga Rp.15.000.
·         Untuk even-even tertentu juga ada promo pembelian dalam penjualannya.

      KESIMPULAN
Usaha kopi ini memiliki prospek yang bagus. Bisa diketahu juga kopi merupakan minuman yang disukai oleh banyak kalangan. Apa lagi saat ini semakin banyak cafe-cafe atau kedai kopi yang tentunya membutuhkan jenis kopi yang lebih varian.
Selain pasarnya yang luas, varietas kopi Excelsa memiliki cita rasa yang khas. Salah satu unggulan dari produk ini dari cita rasanya. Dimana, kopi excelsa itu memiliki ciri khas rasa yang sedikit asam sehingga saat menikmati kopi MedowoW konsumen tak hanya merasakan pahitnya kopi tetapi juga merasakan sedikit asam yang tentunya membuat kopi ini semakin banyak dicari. Kopi Excelsa juga sangat cocok dicampur dengan susu. Bahkan sejumlah konsumen mengonsumsinya tanpa gula demi mendapatkan rasa asam yang lebih pekat.
Bagi Ana, tantangan terbesar yang dihadapi dibisnis ini adalah mendapatkan bahan baku yang cukup sulit dikarenakan kopi merupakan buah musiman. Persaingan dipasar yang ketat membuatnya harus selalu berinovasi agar tidak tertinggal. Inovasi ia tekankan kepada perubahan varian rasa dan kemasan dibuat semenarik mungkin.

SARAN
Mencoba menembus pemasaran secara saluran satu tingkat, dimana pada pasar konsumen sebagai penyalur dan pengecer. Seperti di toko kelontong.


Komentar